Dalam tren bobot ringan otomotif, paduan aluminium 6061 banyak digunakan untuk komponen struktural karena rasio kekuatan terhadap beratnya yang sangat baik. Namun, selama proses deep drawing yang rumit,6061 lembaran aluminiumrentan terhadap retakan tepi atau patahan lokal, sering kali disebabkan oleh pemilihan temper yang tidak tepat atau parameter proses yang tidak terkontrol.
Dampak Temper Paduan terhadap Kemampuan Bentuk: T4 vs. T6
Retakan stempel pada aluminium 6061 sering kali berhubungan langsung dengan kekerasan. Untuk komponen yang memerlukan deformasi signifikan, pemilihan temper adalah langkah pertama dalam pencegahan.
-
T6 Temper: Menawarkan kekuatan tarik tinggi ($ge 260$MPa) namun elongasinya lebih rendah, biasanya sekitar 8% - 10%. Ini rawan patah selama pembengkokan radius kecil.
-
T4 Temper: Larutan diberi perlakuan panas tetapi tidak dituakan secara artifisial. Perpanjangannya biasanya mencapai 16% - 20%, memberikan aliran plastik yang unggul.
-
Wawasan Teknis: Standar industri adalah membentuk dalam keadaan T4 dan kemudian secara artifisial menua hingga T6 untuk menyeimbangkan sifat mampu bentuk dan kekuatan akhir.
Kontrol Parameter Kunci dalam Proses Menggambar
Untuk memastikan 6061 lembar tidak patah selama produksi suku cadang otomotif, parameter fisik berikut harus dioptimalkan:
-
Kecepatan Stamping: Aluminium sensitif terhadap laju regangan. Kecepatan yang berlebihan menyebabkan akumulasi dislokasi dan patah getas. Disarankan untuk mempertahankan kecepatan pukulan antara 100mm/s dan 300mm/s.
-
Blank Holder Force (BHF): BHF yang berlebihan membatasi aliran logam, menyebabkan robekan. Untuk lembaran dengan ketebalan 2,0 mm, BHF awal biasanya ditetapkan antara 1,5 dan 2,5 MPa.
-
Pelumasan: Oli sintetis bertekanan ekstrim tinggi diperlukan untuk mempertahankan Koefisien Gesekan (COF) antara 0,05 dan 0,1.
Konfigurasi Ilmiah R-Radius dan Die Clearance
Geometri cetakan sangat penting dalam distribusi tegangan.
-
Die Radius: Radius minimal 4 hingga 6 kali ketebalan lembaran ($R dapatkan 4t$) dianjurkan untuk menghindari tegangan geser yang berlebihan.
-
Izin: Izin standar untuk stamping aluminium adalah 10% - 12% dari ketebalan material. Jarak bebas yang sempit meningkatkan ketegangan dinding samping, menyebabkan patahnya bagian bawah.
Kesimpulan: Konsistensi dari Bahan Baku hingga Proses
Menyelesaikan retakan stempel 6061 memerlukan penghitungan kecepatan gambar, BHF, dan jari-jari cetakan yang tepat, namun hal ini sangat bergantung pada konsistensi material. Memastikan bahwa fluktuasi kekuatan tarik tetap ada$sore 10$MPa di seluruh batch sangat penting untuk mencapai produksi otomatis bervolume tinggi dan mengurangi tingkat sisa.

